Saya baru saja membeli PSP pada bulan Januari yg lalu. Saya pun mendapatkan PSP yg harganya pas dengan isi kantong saya, yaitu PSP 1000 atau PSP Fat. Padahal, seri yg terbaru adalah PSP 3000. PSP milik saya ini merupakan seri yg paling awal. Sedangkan, urutan seri-serinya adalah PSP 1000 (Fat), PSP 2000 (Slim), dan PSP 3000 (Slim n Brite).
PSP adalah singkatan dari Playstation Portable, merupakan handheld gaming yg menonjolkan kekuatan grafis sebagai keunggulannya. Maklum, kualitas grafis yg dihasilkan hampir setara dengan PS2. Akibatnya, ukuran game-game PSP cukup besar, rata-rata mencapai 1 Gigabyte. Dan juga, game-game PSP sudah begitu familier bagi penggemar konsol PS1 atau PS2. Karena... game-game PS1 atau PS2 diremake atau dibuat kembali, namun kali ini untuk PSP. Contohnya: Tekken, Winning Eleven, GTA, Final Fantasy, dll.

Gb. 1: Main multiplayer bisa lewat WiFi

Eittt... fungsi PSP tidak hanya untuk nge-game saja lho. Nonton video bisa, dengerin musik oke, internet-an juga boleh. Untuk menonton video, PSP mampu memainkan file mp4 dengan skala 16:9. Sedangkan musik, mp3 dan WMA adalah format file yg didukung oleh PSP. Kualitas suara yg dihasilkan tidak sesuai harapan, alias kurang keras. Satu-satunya jalan agar lebih nikmat dalam mendengarkan musik ya... pakai headset. PSP juga mendukung WiFi connection, sehingga bisa digunakan untuk internet di hotspot terdekat. Fasilitas WiFi ini juga bisa digunakan sebagai media dalam bermain multiplayer.

Gb. 2: Nonton Video juga bisa

Awalnya, untuk bermain game, para pemilik PSP harus punya UMD atau kasetnya PSP. Dan, UMD itu harganya mahal dan adanya orisinal semua. Sengsaralah para pemilik PSP yg beli di awal rilisnya PSP, Namun, seiring dengan berjalannya waktu, hacker kondang internasional: Dark Alex, membuatkan firmware (OS-nya PSP) bajakan. Dengan firmware bajakan ini, pemilik PSP tidak perlu membeli UMD lagi. Cukup membeli isi dari UMD tsb. dengan harga goceng. Firmware ini dapat di-download gratis di internet, dan terus di-update, sehingga menyebarlah firmware bajakan ini ke pelosok dunia, termasuk Indonesia.